BANGUNLAH ISTRIKU, SEMOGA ALLAH MERAHMATIMU
Share
Tue 2:09am
Al-Hasan bin Shahih punya budak wanita, lalu ia menjual kepada suatu kaum. Di tengah malam, budak wanita tersebut bangun, lalu berkata: ” Hai penduduk negeri sholatlah kalian”, penduduk negeri tersebut berkata, “apakah sholat subuh sudah tiba?”. Budak wanita tersebut bertanya kepada mereka, “Apakah kalian hanya mengerjakan sholat wajib saja?”. Mereka menjawab “ya”. Budak tersebut segara pergi ke Al-Hasan bin Shohih, lalu berkata, “ya tuanku, engkau menjualku kepada kaum yang hanya mengerjakan sholat wajib saja. Tolong tarik aku dari mereka”, lalu Al-Hasan bib Shohih menarik kembali budak wanita tersebut.Begitulah seharusnya apa yang dilakukan para muslimah, dalam mencintai qiyamul lail, bila saja Rosulullah telah Allah perintahkan agar bangun malam hari bermunajat pada Rabbnya, itu semua agar ia mampu mengemban tugasnya sebagai Rosul, maka demikian pula seorang muslimah, iapun memiliki kewajiban dan amanah yang berat seperti berdakwah, mendidik atau lainnya. Terlebih bila sudah berkeluarga hingga sibuk dengan pekerjaan rumah, semenjak dari pagi mempersiapkan segalanya untuk anak, suami. Sampai malam pekerjaan bisa belum selesai. Itu semua merupakan kewajiaban rutin yang bisa jadi memunculkan masalah dan problem tersendiri, maka pada siapa lagi mengadukan semuanya kalau bukan pada yang Maha Kuasa?Suatu ketika Ummu Malik mengeluhkan kesulitannya dalam mendidik anak2nya, belum lagi ia sebagai pekerja dan kesibukan rumah tangga yang begitu banyak, hingga ia melihat semuanya bak musibah besar dalam hidupnya. Tapi kemudian temannya memberi nasehat agar memghidupkan sholah malam, meminta kepada Allah Ta’ala agar dimudahkan semua urusannya.Ibu adalah madrasah bagi anak-anaknya, hendaknya kedudukan ini didukung dengan rajin bangun dimalam hari sehingga madrasahnya lebih mulia bagi dirinya, keluarga dan suaminya.Diantara faktor pendorong bagi para muslimah rajin sholat malam, ternyata mereka yang tekun sholat malam terlihat wajahnya lebih cantik, badanya sehat, ruhnya juga lebih jernihAlHasan AlBashri rahimahullah berkata “Aku tidak tahu perbuatan yang lebih berat dari qiyamul lail dan berinfak”. Di tanya kepada Al hasan Bashri rahimahullah ” Kenapa orang2 yang bertahajud menjadi merasa paling tampan di akhirat. Al-Hasan Bashri rahimahullah berkata” karena mereka dulu berkhawat dengan Allah Ta’aala hingga Allah Ta’ala memberikan cahaya kepadanya.Dan Rosulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda ” Sungguh Allah Subhanahu wa Ta’ala akan merahmati sang suami yang bangun pada malam hari, kemudian membangunkan istrinya lalu istrinya juga sholat. Jika istrinya engan untuk bangun, maka ia akan memercikan air ke wajah istrinya. Dan sungguh Allah Subhanahu wa Ta’ala akan merahmati istri yang melakukan hal demikian sebaliknya.Di antara hal2 yang dapat mendorong kita untuk melakukan qiyamul lail dan mengerjakan dengan konsisten ialah hal2 sebagai berikut:1. Membaca ayat2 dan hadist2 tentang qiyamul lail dan mengetahui pahalanya di sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala2. Memikirkan akhirat, kedahsyatan, Jahanam, dan tingkatan2nya. Siapa melakukan hal ini maka rasa ingin tidur hilang dalam dirinya dan ketakutannya besar, seperti yang dikatakan Thawus, “Ingat Jahanam membuat ahli ibadah tidak bisa tidur”.3. Menjauhi dosa dimalam hari4. Tidak terlalu melelahkan diri di siang hari, karena badan yabg lelah itu mudah tidur
Jumat, 29 Mei 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar